Saturday, 14 June 2008

Asalah Kerohanian Sebelum Beraktivitas

Mazmur 119: 9-16
Aku hendak merenungkan titah-titahMu dan mengamat-amati jalan-jalanMu.


Ada sebuah perusahaan yang mendorong setiap karyawannya untuk mengembangkan kreativitasnya yaitu dengan cara memperbolehkan karyawannya untuk memakai 15% dari jam kerja mereka untuk melakukan penelitian.

Salah seorang dari karyawannya yang bernama Art Fry, juga memanfaatkan waktu tersebut. Dia merupakan anggota paduan suara di gereja. Art Fry sering menyelipkan kertas kecil sebagai tanda lagu apa yang dinyanyikan oleh paduan suara waktu itu akan tetapi kertas-kertas kecil tersebut sering kali terjatuh dan mengotori lantai.

Melihat hal ini Art Fry berpikir dan mendapatkan ide untuk melekatkan kertas-kertas tersebut dengan lem pada bagian atasnya. Dan temuan Art Fry ini adalah note yang sampai sekarang menjadi produk paling menguntungkan di perusahaannya bekerja.

Merenung itu bukanlah sesuatu yang tidak berguna. Banyak ide-ide kreatif yang dapat kita peroleh setelah kita merenung. Selain itu dengan merenung kita dapat lebih mengeti firman Tuhan yang baru kita baca atau kita dapatkan.

Kesaksian saya:
Setelah membaca renungan diatas saya benar-benar disadarkan. Selama ini saya sama sekali tidak menyadari bahwa apabila sebelum saya beraktivitas saya memikirkannya terlebih dahulu maka hasil yang diperoleh lebih baik daripada ketika saya langsung saja mengambil sebuah keputusan tanpa memikirkannya terlebih dahulu. Selain itu sama halnya dengan firman Tuhan ketika saya lupa untuk merenungkan firman Tuhan tersebut maka saya cenderung untuk kurang paham ataupun melupakan firman Tuhan yang baru saya peroleh tersebut. Lain halnya ketika saya setelah memperoleh firman Tuhan tersebut saya berusaha untuk merenungkannya sebelum saya melakukan kegiatan lain, saya merasa bahwa firman Tuhan tersebut lebih berbicara di dalam kehidupan saya.

Note:
Renungkanlah firman Tuhan senantiasa agar engkau mengerti apakah kehendak Tuhan didalam hidupmu.

0 comments: